{"id":649,"date":"2023-07-21T03:15:24","date_gmt":"2023-07-21T03:15:24","guid":{"rendered":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/?p=649"},"modified":"2023-07-21T03:15:24","modified_gmt":"2023-07-21T03:15:24","slug":"pelatihan-information-and-communication-technology-base-school-ict-bs-guru-guru-smk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/2023\/07\/21\/pelatihan-information-and-communication-technology-base-school-ict-bs-guru-guru-smk\/","title":{"rendered":"PELATIHAN INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY BASE SCHOOL (ICT-BS)  GURU-GURU SMK"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-650\" src=\"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2023-07-20-at-13.37.17-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2023-07-20-at-13.37.17-300x225.jpg 300w, https:\/\/smk1pandak.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2023-07-20-at-13.37.17-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/smk1pandak.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2023-07-20-at-13.37.17-768x576.jpg 768w, https:\/\/smk1pandak.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2023-07-20-at-13.37.17-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/smk1pandak.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2023-07-20-at-13.37.17-600x450.jpg 600w, https:\/\/smk1pandak.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2023-07-20-at-13.37.17-160x120.jpg 160w, https:\/\/smk1pandak.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2023-07-20-at-13.37.17-80x60.jpg 80w, https:\/\/smk1pandak.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/WhatsApp-Image-2023-07-20-at-13.37.17.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guru harus selalu belajar. Kalimat tersebut menuntut kemampuan dan kapabilitas guru menghadapi siswa-siswi generasi Z di era industry 4.0. Perkembangan teknologi terus meningkat pesat dan mempengaruhi pendidikan. Guru harus mengikuti perkembangan teknologi untuk memanfaatkannya secara efektif dalam pembelajaran. Belajar tentang penggunaan perangkat lunak, aplikasi, alat atau platform pembelajaran digital dapat membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal ini disadari oleh SMKN 1 Pandak yang bekerja sama dengan ASTRA melalui tim Arsana <em>Ecosystem<\/em> mengadakan Pelatihan ICT bagi guru-guru SMK. Pelatihan ini dilakukan selama 20 kali tatap muka disela-sela tugas utama mengajar. Metode pelatihan secara <em>luring<\/em> (tatap muka) bertempat di SMKN 1 Pandak dan secara <em>daring<\/em> dengan pertemun <em>via zoom<\/em> sebagai konsultasi penugasan dan <em>progress report.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Materi pelatihan sangat <em>up to date<\/em> meliputi Pembuatan video Pembelajaran dengan Aplikasi Kinemaster, <em>Augmented Reality (AR)<\/em>, dan Pembuatan konten website sekolah.\u00a0 Setiap materi pelatihan menghadirkan narasumber tingkat nasional dari praktisi yang sudah berpengalaman dibidangnya. Didampingi oleh tim yang dengan sabar siap sedia membantu bapak ibu guru dalam mengikuti pelatihan.\u00a0 Seperti pada materi <em>Augmented Reality<\/em> yang merupakan hal baru bagi kami, harus <em>step-by step<\/em> mengikuti prosedur pembuatan medianya. Sampai saat pengumpulan tugas AR, start pukul 20.00 WIB mencoba mengerjakan sendiri, berdampingan dengan video tutorialnya. Namun langkah-langkahnya selalu terhenti dengan ketidakfahaman kami, akhirnya malam-malam tutorial dengan mbak Nafa karena penasaran belum bisa kelar dan berhasil kirim video AR pukul 23.00 WIB. Gong dari pelatihan ini dihadirkan langsung <em>owner<\/em> Tim Arsana <em>Ecosystem<\/em> yakni Bapak I Made Andi Arsana sekaligus sebagai pemateri terakhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keterampilan mengajar guru didukung penguasaan teknologi merupakan keharusan. Ini mencakup kemampuan merencanakan pembelajaran, mengelola kelas, berkomunikasi dengan siswa, mengevaluasi kemajuan siswa dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Dengan meningkatkan keterampilan ini, guru dapat menciptakan pembelajaran yang inovatif dan kualitas pembelajaran di kelas lebih baik. (Lisa Nugraheni, S.Pt)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guru harus selalu belajar. Kalimat tersebut menuntut kemampuan dan kapabilitas guru menghadapi siswa-siswi generasi Z di era industry 4.0. Perkembangan teknologi terus meningkat pesat dan mempengaruhi pendidikan. Guru harus mengikuti perkembangan teknologi untuk memanfaatkannya secara efektif dalam pembelajaran. Belajar tentang penggunaan perangkat lunak, aplikasi, alat atau platform pembelajaran digital dapat membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal ini disadari oleh SMKN 1 Pandak yang bekerja sama dengan ASTRA melalui tim Arsana Ecosystem mengadakan Pelatihan ICT bagi guru-guru SMK. Pelatihan ini dilakukan selama 20 kali tatap muka disela-sela tugas utama mengajar. Metode pelatihan secara luring (tatap muka) bertempat di SMKN 1 Pandak dan secara daring dengan pertemun via zoom sebagai konsultasi penugasan dan progress report. Materi pelatihan sangat up to date meliputi Pembuatan video Pembelajaran dengan Aplikasi Kinemaster, Augmented Reality (AR), dan Pembuatan konten website sekolah.\u00a0 Setiap materi pelatihan menghadirkan narasumber tingkat nasional dari praktisi yang sudah berpengalaman dibidangnya. Didampingi oleh tim yang dengan sabar siap sedia membantu bapak ibu guru dalam mengikuti pelatihan.\u00a0 Seperti pada materi Augmented Reality yang merupakan hal baru bagi kami, harus step-by step mengikuti prosedur pembuatan medianya. Sampai saat pengumpulan tugas AR, start pukul 20.00 WIB mencoba mengerjakan sendiri, berdampingan dengan video tutorialnya. Namun langkah-langkahnya selalu terhenti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":652,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-649","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=649"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/649\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":653,"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/649\/revisions\/653"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/652"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smk1pandak.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}